Rangkuman Materi Olahraga
A. Sepak Bola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang dimainkan oleh
dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang. Memasuki abad ke-21,
olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang
menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk
mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak
bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput
atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan
tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 pemain lainnya
diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki
untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim
yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya.
Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian,
perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan
kejuaraan.
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat
selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka
diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit
1. Taktik
Taktik adalah suatu siasat atau akal yang dirancang
dan akan dilaksanakan dalam permainan oleh perorangan, kelompok, maupun tim
untuk memenangkan suatu pertandingan secara sportif. Taktik dalam aplikasinya
secara garis besar dapat dikelompokkan sebagai berikut:
• Taktik Penyerangan. Diartikan sebagai suatu
siasat yang dijalankan oleh perorongan, kelompok,maupun tim terhadap lawan
dengan tujuan memimpin dan mematahkan pertahanan dalam rangka memenangkan
pertandingan secara sportif. Taktik penyerangan dapat dibedakan menjadi:
a. Taktik mencari tempat kosong di antara pemain lawan.
b. Taktik melakukan gerakan tersusun, baik yang membawa bola
maupun tidak (memanfaatkan lebar lapangan).
c. Taktik bermain ketat (jeli melihat peluang).
• Taktik Pertahanan. Diartikan sebagai suatu
siasat yang dijalankan oleh perorangan,kelompok, maupun tim terhadap lawan
dengan tujuan menahan serangan lawan agar tidak mengalami kekalahan atau
kelelahan dalam pertandingan. Taktik pertahanan dapat dibedakan menjadi:
a. Man to man defence, setiap pemain membayangi satu lawan (1 lawan 1).
b. Zone defence, setiap pemain bertanggung jawab atas daerah pertahanannya.
c. Kombinasi, yaitu taktik man to man defence dan zone defence.
• Taktik Perorangan. Diartikan sebagai siasat
yang dilakukan oleh seorang pemain dalam menggunakan kemampuan fisik, teknik,
dan mental yang dilakukan dengan proses yang cepat untuk menghadapi masalah
yang terjadi dalam suatu pertandingan.
• Grup Taktik. Diartikan suatu siasat yang
dijalankan dua orang pemain atau lebih dalam melakukan pertahanan dan
penyerangan untuk mencari kemenangan secara sportif pada suatu pertandingan.
• Kolektif Taktik. Diartikan suatu siasat
yangdijalankan oleh suatu regu dalam menjalin kerja sama untuk mencari
kemenangan dalam suatu pertandingan.
Dalam menentukan taktik perlu memperhatikan hal-hal seperti berikut:
o Apa yang bisa dilakukan pemain saat bertanding.
o Pelatih harus mengetahui atau paham benar akan kemampuan para pemainnya
sendiri dan pemain calon lawan.
o Pemberian tugas kepada pemainnya dalam menghadapi kesebelasan
calon lawan harus diuji coba dalam latihan.
o Harus mengetahui terlebih dahulu taktik yang biasa digunakan oleh
calon lawan.
o Memperhatikan situasi penonton dan kondisi lapangan.
Taktik dalam permainan sepakbola sangat dipengaruhi oleh dasar-dasar
bermain sepakbola, antara lain sebagai berikut:
a. Teknik atau keterampilan bermain (skill)
Bagaimanapun sederhananya taktik yang dilakukan, tidak mungkin dapat
dikerjakan tanpa penguasaan teknik atau keterampilan yang baik. Artinya, teknik
dasar bermain bola harus dapat dikuasai dengan baik.
b. Kondisi fisik atau kesegaran jasmani
Taktik harus di dasari dengan kondisi fisik yang baik, yaitu tentang
dasar-dasar atletik, daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan. Tanpa adanya
hal tersebut taktik yang diterapkan tidak akan dapat berjalan secara optimal.
c. Kecerdasan, daya ingat dan mental yang baik
Untuk dapat menjalankan taktik secara baik pemain harus ditunjang dengan
kecerdasan, daya ingat untuk berpikir cepat dalam permainan, di samping mental
yang kuat untuk tidak takut terhadap terror pemain lawan maupun penonton.
d. Pemain mengerti peraturan permainan
Supaya pemain dapat melaksanakan permainan dengan baik dan sportif maka
setiap pemain harus mengerti dan menguasai peraturan permainan.
2. Formasi
Formasi (sistem) dalam permainan sepakbola yang ditetapkan pada peratuaran
sepakbola adalah cara penempatan, ruang gerak serta pembagian tugas dari setiap
pemain dengan posisi yang di tempatinya. Hal tersebut berlaku baik pada saat
melakukan penyerangan maupun pada waktu melaksanakan pertahanan. Dengan sistem
ini, setiap pemain telah mengetahui tugas utamanya, daerah atau ruang gerak
masing-masing, memahami apa yang harus dilakukan pada saat menyerang atau
bertahan dan kemana harus bergerak. Beberapa contoh formasi yang biasa
dilakukan dalam permainan sepakbola:
o 3 – 5 – 2 : 3 pemain belakang, 5 pemain tengah, dan 2 pemain depan.
o 4 – 3 – 3 : 4 pemain belakang, 3 pemain tengah, dan 3 pemain
depan.
o 4 – 4 – 2 : 4 pemain belakang, 4 pemain tengah, dan 2 pemain
depan
o 4 – 5 – 1 : 4 pemain belakang, 5 pemain tengah, dan 1 pemain
depan.
o 4 – 2 – 4 : 4 pemain belakang, 2 pemain tengah, dan 4 pemain
penyerang.
o 4 – 2 – 3 - 1 : 4 pemain belakang, 2 pemain tengah, 3 pemain
gelandang serang dan 1 penyerang.
o 4 – 2 – 1 - 3 : 4 pemain belakang, 2 pemain tengah, 1 playmaker
dan 3 penyerang.
o 3 – 4 – 1 - 2 : 3 pemain belakang, 4 pemain tengah, 1 playmaker
dan 2 penyerang.
o 3 – 4 – 2 - 1 : 3 pemain belakang, 4 pemain tengah, 2 penyerang
lubang dan 1 penyerang tunggal.
o Dan seterusnya.
B. Bola Voli
Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh 2 tim yang
masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25
terlebih dahulu. Ada pula sistem reli, yaitu perhitungan point dimana setiap
bola mati selalu dihitung, dan regu yang mematikan mendapat point. Jika terjadi
point yang sama pada angka 24, maka aka nada penambahan point sampai selisih 2
angka.
Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter),
spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan
adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan
mengatur jalannya permainan. Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di
daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar
dan masuk tetapi tidak boleh meng-smash bola ke seberang net. Defender adalah
pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan/di daerahnya
masing-masing dalam 2 deret ke samping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret
ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan
spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser, pemain nomor empat
dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero.
Dalam permainan bola voli, terdapat beberapa teknik dasar, yaitu:
1. Servis
Awal permainan bola voli dimulai dengan servis sebagai awal dari
penyerangan. Ada beberapa macam servis, yaitu:
a. Servis tangan bawah
1. mula-mula pemain berdiri di petak servis dengan kaki
kiri lebih ke depan dari kaki kanan.
2. bola dipegang dengan tangan kiri
3. bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan
ditarik ke bawah belakang
4. setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan
kanan diayunkan lurus ke depan untuk memukul bola
5. telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan
untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
b. Tennis servis
1. sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki
kiri lebih ke depan, kedua lutut agak rendah
2. tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang
bola,tangan kiri menyangga bola,tangan kanan di atas bola.
3. bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2
meter di atas kepala
4. tangan kanan ditarik ke belakang atas
kepala,menghadap depan
5. lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian
terpusat pada bola
6. lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
c. Floating servis
1. posisi kaki sama seperti tennis servis
2. tangan kiri memegang bola dan tangan kanan di
samping setinggi pelipis
3. dengan tangan kiri bola di lambungkan sedikit ke
samping kanan tidak terlalu tinggi
4. setelah bola melambung keatas setinggi kepala,
tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
5. pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
1. dengan tumit tangan
2. dengan tangan, dimana ibu jari dilipat ke dalam dan
menempel pada telapak tangan
3. memukul dengan tangan tergenggam.
d. Cekis
1. sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri
menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat ke jaring.
2. bola dipegang tangan kiri dan kanan.
3. saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit ke
belakang dan lutut ditekuk
4. kedua tangan dijulurkan ke arah samping bawah kanan
dalam keadaan memegang bola.
5. bola dilambung ke atas kepala dengan kedua belah
tangan.
6. setelah bola lepas, tangan kanan ditarik ke samping
kanan bawah, liukkan badan ke kanan.
7. berat badan ada di kaki kanan,telapak tangan
menghadap keatas
8. setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya
bersama sama lengan,liukkan badan ke samping kiri
9. perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan
bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
Yang perlu diperhatikan dalam service antara lain:
• Sikap badan dan pandangan.
• Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
• Saat kapan harus memukul bola.
2. Passing
a. Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
• Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
• Tangan dirapatkan, satu dengan yang lain
dirapatkan.
• Gerakan tangan disesuaikan dengan
keras/lemahnya kecepatan bola.
b. Passing Ke atas (Pukulan/pengambilan tangan ke atas)
• Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
• Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk
jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
• Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk
segitiga.
• Penyentuhan pada semua jari-jari dan
gerakannya meluruskan kedua tangan
• Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power
3. Smash (spike)
Analisis gerakan smash:
o Awalan
o Tolakan
o Ayunan lengan
o Pukulan
o Mendarat
4. Membendung (blocking)
Sikap memblok yang benar adalah:
• Jongkok, bersiap untuk melompat.
• Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke
atas.
• Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir
dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.
Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah
memadukan langkah kaki dan kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu
lompatan dan arah pergerakan bola.
Dalam bola voli, terdapat 3 metode penyerangan efektif, yaitu:
1. Tip atau Gentle Touch, yaitu sentuhan pelan sebagai
menuver bertahan ketika kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan serangan
yang lebih bertenaga. Tip juga merupakan teknik menyerang yang sangat efektif
karena ia mengganggu perhitungan pemain tim bertahan yang sudah terpola dalam
formasi bertahan.
2. Spike Pelan adalah pilihan kedua yang dapat
digunakan dalam menyerang. Sesuai namanya, hanay sedikit tenaga yang
dikeluarkan ketika memukul bola. Sama seperti tip, pukulan ini digunakan untuk
mengganggu pola pertahanan tim yang bertahan.
3. Spike Keras yaitu merupakan bagian paling menarik
dari suatu pertandingan voli. Untuk melakukan spike yang sukses,kita harus
melompat dan dengan tajam memukul bola melewati net dan blok lawan. Dikarenakan
banyaknya variabel yang berhubungan dalam melakukan spike, perhitungannya
sangat sulit dan membutuhkan berjam-jam latihan drill spike.
C. Basket
Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim
beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin
dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan.
Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran,
yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball
Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola
Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan
basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan
pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam
adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.
Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30
meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang
penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter
dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran
daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu
3,60 meter.
Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu
dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket
adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika berpedoman dengan aturan Federasi Bola
Basket Internasioanl. Versi National Basketball Association waktu bermain
adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu
istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan
harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua
babak tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke
dalam yaitu 5 detik.
Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola
berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola
agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak
dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan.
Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit
condong ke depan dan lutut rileks.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan.
Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan
tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan
segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya
bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu
menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari
atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass)
yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar
bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan.
Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat
bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah
bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit
meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring
bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu
menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah
bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi
dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan
lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat
berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket
lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan
dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu
tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan
dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan
tembakan melayang.
D. Renang
Renang merupakan perilaku yang membuat gerakan di air, sangat mobile, dan
seringkali tak memerlukan perlengkapan buatan. Olahraga ini selain bisa
menyehatkan juga mampu mebuat fikiran rileks dan menghilangkan stres.
1. Perlombaan renang
Pada nomor renang gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya bebas, perenang
melakukan posisi start di atas balok start. Badan dibungkukkan ke arah air
dengan lutut sedikit ditekuk.
Pada nomor gaya punggung, posisi start dilakukan di dalam air dengan badan
menghadap ke dinding kolam. Kedua tangan memegang pegangan besi pada balok
start, sementara kaki bertumpu di dinding kolam, dan kedua lutut ditekuk di
antara kedua lengan. Posisi start gaya punggung juga dipakai oleh perenang
pertama dalam gaya ganti estafet.
Wasit start memanggil para perenang dengan tiupan peluit panjang untuk naik
ke atas balok start (bersiap di dalam air untuk gaya punggung dan gaya ganti
estafet). Perenang berada dalam posisi start setelah aba-aba Siap (Take your
marks dalam bahasa Inggris) diteriakkan oleh wasit start. Start dinyatakan
tidak sah bila perenang meloncat dari balok start sebelum ada aba-aba. Hingga
tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan diam.
Perlombaan renang terdiri dari nomor-nomor perlombaan menurut jarak tempuh,
jenis kelamin, dan empat gaya renang (gaya bebas,gaya kupu-kupu, gaya punggung,
dan gaya dada). Nomor-nomor renang putra dan putri yang diperlombakan dalam
Olimpiade:
• Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m
(putri), 1500 m (putra)
• Gaya kupu-kupu: 100 m, 200 m
• Gaya punggung: 100 m, 200 m
• Gaya dada: 100 m, 200 m
• Gaya ganti perorangan: 200 m, 400 m
• Gaya ganti estafet: 4 x 100 m
• Gaya bebas estafet: 4 x 100 m, 4 x 200 m
• Marathon 10 km.
Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra/putri untuk
nomor-nomor renang:
• Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m,
1500 m
• Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m
• Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
• Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m
• Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan
pendek), 200 m, 400 m
• Gaya ganti estafet: 4×100 m
• Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m.
Pada nomor gaya ganti perorangan, seorang perenang memakai keempat gaya
secara bergantian untuk satu putaran, dengan urutan: gaya kupu-kupu, gaya
punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Pada nomor renang gaya ganti perorangan
100 m, perlombaan diadakan di kolam renang lintasan pendek 25 m.
Pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet, satu regu diwakili empat orang
perenang yang masing-masing berenang 100 m. Perenang pertama memulai dengan
renang gaya punggung, dilanjutkan perenang gaya dada, perenang gaya kupu-kupu,
dan diakhiri oleh perenang gaya bebas.
2. Manfaat Renang
o Memperlancar peredaran darah
o Memperkuat kerja jantung dan paru-paru
o Menguatkan otot-otot tubuh
o Menambah keberanian
o Menyenangkan
o Menambah rileksasi tubuh
E. Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa
mengalami kelelahan yang berlebihan dan masih bisa melakukan aktivitas lain.
Bentuk-bentuk latihan kebugaran:
a. Daya tahan (inductance) : Lari 12
menit
b. Kekuatan
: Sit up dan Push up
c. Kecepatan (speed)
: Lari 60 m – 100 m
d. Kelincahan (agility)
: Lari bolak-balik
e. Kelenturan
: Latihan persendian
f. Keseimbangan (balance) : Posisi
statis dalam satu posisi
Manfaat latihan kebugaran jasmani:
• Memperkuat persendian, otot tubuh
• Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru
• Memperbaiki bentuk tubuh
• Memungkitkan kesegaran jasmani meningkat
F. Senam
Senam adalah kegiatan oleh tubuh yang tersusun secara sistematik, teratur
dan berencana, mengandung unsur kekuatan, keindahan, dan kelentukan. Menurut
Federation International Gymnastic, senam dibagi menjadi 3, yaitu:
• Senam umum : SKJ, Aerobik, dll.
• Senam ritmik : Mempergunakan
musik
• Senam Artistik : Senam lantai, senam
alat
G. Atletik
Atletik adalah gabungan dari beberapa jenis olahraga yang secara garis
besar dapat dikelompokkan menjadi lari, lempar, dan lompat. Kata ini berasal
dari bahasa Yunani"athlon" yang berarti "kontes". Atletik
merupakan cabang olahraga yang diperlombakan pada olimpiade pertama pada 776
SM. Induk organisasi untuk olahraga atletik di Indonesia adalah PASI (Persatuan
Atletik Seluruh Indonesia).
EVENT
• Event Lintasan –event lari di lintasan 400m.
o Sprint: event yang termasuk 400m. Event yang umum adalah 60m
(hanya di dalam ruangan), 100m, 200m dan 400m.
o Jarak Menengah: event dari 800m sampai 3000m, 800m, 1500m,
satu mil dan 3000m.
v Lari berintang –
lomba (biasanya 300m) dimana pelarinya harus melewati rintangan seperti
penghalang dan rintangan air.
o jarak Jauh: berlari diatas 5000 m. Biasanya 5000 m dan 10000
m. yang kurang lazim ialah 1, 6, 12, 24 jam perlombaan.
o Halang Rintang: 110 m halang rintang tinggi (100 m untuk
wanita) dan 400 m haling rintang menengah (300 m di beberapa SMA).
o Estafet: 4 x 100m estafet, 4 x 400 m estafet , 4 x 200 m
estafet , 4 x 800 m estafet , dll. Beberapa event, seperti estafet medley,
jarang dilangsungkan kecuali estafet karnaval besar.
• Lari jalanan: dilangsungkan di jalanan
terbuka, tapi biasanya diakhiri di lintasan. Event biasa adalah 5km, 10km,
setengah marathon dan marathon.
• lomba jalan cepat event biasa adalah 10km, 20
km dan 50 km.
• Event lapangan
o Event melempar
v tolak peluru
v lempar peluru
v lempar lembing
v lempar cakram
o Event lompat
v lompat tinggi
v lompat galah
v lompat jauh
v lompat ganda
o yang sangat tidak biasa
v lompat tinggi
berdiri
v lompat jauh
berdiri
v lompat ganda
berdiri
• Event ganda atau kombinasi
o Triathlon / Trilomba
o Pentathlon / Pancalomba
o Heptathlon
o Decathlon / Dasalomba
0 komentar:
Posting Komentar